Latest Post
Showing posts with label Fokus (krisis Syiria). Show all posts
Showing posts with label Fokus (krisis Syiria). Show all posts
00:24
VIDEO: The Light Reloaded Pt. 5 (Jihad di Syria) - Malay Sub
Written By Unknown on Sunday, 21 July 2013 | 00:24
Labels:
AGAMA,
Agama (Jihad),
Fokus,
Fokus (krisis Syiria),
RANGKAIAN VIDEO
22:06

Toyyip Erdorgan: .......Bagaimana mungkin saya akan berbincang dengan anda?
Written By Unknown on Thursday, 18 July 2013 | 22:06

Ikhwanonline: Turki meneruskan tekanan kepada kerajaan "perampas" Mesir apabila dilaporkan Perdana Menteri Turki, Toyyip Erdorgan menolak untuk bercakap denganDr.Mohammed El-Baradei melalui telefon.
Erdorgan mendedahkan demikian sewaktu berucap di majlis berbuka puasa di Ankara berkata kepada Baradei, "Bagaimana mungkin saya akan berbincang dengan anda? Anda bukan dipilih oleh rakyat tetapi dilantik oleh perampas kuas adari rakyat."
Via:
Akhukum Abdul Malik
Labels:
Fokus,
Fokus (krisis Syiria),
Krisis di Mesir,
LUAR NEGARA,
MESIR
09:20
Sebahagian dari tangan mu kini sudah di Syurga.
Written By Unknown on Wednesday, 17 July 2013 | 09:20
في جولة على النازحين السوريين في قرقخاندخلت بيتاً لكي أرى احد المصابين فإذا بطفلة جميلة برئية لم تتجاوز ال7أعوام تضاحكني عند الباب بخجل داعبتها قليلاً ومضيت داخل البيت وجدتُ علبة ألوان ورسومات جميلة قلتُ لمن هذه الرسوم قالت الطفلة (شهد)لي قلت لها في المرة القادمة سأجلب لكِ علبة ألوان ودفتر للرسم سألت الأم أين هو المصاب الذي عندكم لكي أرهقالت هي أمامك شهد ..تفاجأت شهد لم أرى في اصابة !!!قلت لها مابك ياشهد فإذا بها تستل يدها من خلف ظهرها وتفجعني بها شهد فقدت يدها (منطقة الرسغ والاصابع) بصواريخ الحقد ومازالت ترسم بيدها اليسرى رسومات جميلة فيها من الانهار والأشجار والبيوت ما يخالف ما حل بها من غدر وظلم وقهر!جلستُ معها 10 دقائق كانت تخفي يدها عني وتظهر لي بسمتها كانت عيناها تقول أنا على ما يرام لا تريد إلا طرف صناعي يساعدها على متابعة الرسم بشكل أفضل !أدعوا الله أن يوفقني وأستطيع أن أساعدها على ذلك شهد ليست الطفلة الوحيدة أننا أمام حاله من مئات الحالات ...عبد الرحيم بحرو
Labels:
AGAMA,
Agama (Jihad),
Fokus,
Fokus (krisis Syiria)
03:05
SURIAH – Akhir
pekan lalu, dilaporkan bahwa beberapa pelatih ahli (peperangan) dari Gerakan Taliban di Pakistan (Tehrik-i-Taliban Pakistan) di bawah komando Muhammad
Amin telah mendirikan sebuah basis di Suriah untuk mendukung kegiatan jihad
melawan rezim kafir Syiah Nusayriah pimpinan thogut Bashar al Assad. Dalam 24
jam terakhir, baik Associated Press dan Reuters melaporkan bahwa ratusan
mujahidin dari Pakistan, termasuk beberapa dari Lashkar-e-Jhangvi, berjihad di
Suriah. Allahu Akbar !
Source: Via
Ratusan Mujahidin dari Pakistan Dilaporkan Telah Berada di Suriah
SURIAH – Akhir
pekan lalu, dilaporkan bahwa beberapa pelatih ahli (peperangan) dari Gerakan Taliban di Pakistan (Tehrik-i-Taliban Pakistan) di bawah komando Muhammad
Amin telah mendirikan sebuah basis di Suriah untuk mendukung kegiatan jihad
melawan rezim kafir Syiah Nusayriah pimpinan thogut Bashar al Assad. Dalam 24
jam terakhir, baik Associated Press dan Reuters melaporkan bahwa ratusan
mujahidin dari Pakistan, termasuk beberapa dari Lashkar-e-Jhangvi, berjihad di
Suriah. Allahu Akbar !
Reuters melaporkan bahwa ratusan mujahidin Pakistan
saat ini telah berada di Suriah:
Pada hari Minggu, komandan Taliban di Pakistan
mengatakan mereka juga memutuskan untuk bergabung, dan mengatakan bahwa ratusan
mujahidin telah dikirim ke Suriah untuk berjihad bersama ikhwan mujahidin di
Suriah.
“Ketika saudara-saudara kami membutuhkan bantuan
kami, kami mengirim ratusan mujahidin bersama dengan mujahidin Arab kami,” kata
seorang komandan senior kepada Reuters, dan menambahkan bahwa kelompok itu akan
segera menerbitkan video kemenangan mereka di Suriah.
AP mencatat bahwa ada dua kelompok mujahidin dari
Pakistan di Suriah, mereka yang berafiliasi dengan Al Qaeda dan berbagai
kelompok jihad Asia Tengah, dan anggota Taliban Pakistan dan kelompok-kelompok
jihad Pakistan lainnya, khususnya Lashkar-e- Jhangvi yang dikenal anti Syiah
nya.
Mujahidin sebagian besar berada di dua kategori.
Satu mencakup mujahidin asing dari tempat-tempat seperti Uzbekistan,
Turkmenistan dan kemungkinan Timur Tengah yang datang ke wilayah suku Pakistan
untuk melawan pasukan koalisi Salib pimpinan Amerika di Afghanistan dan
sekarang menuju ke Suriah karena mereka melihatnya sebagai pertempuran paling
mendesak, kata pejabat intelijen Pakistan, yang meminta agar tidak disebutkan
namanya karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media.
Kelompok ini mencakup anggota Al-Qaeda yang dilatih
Taliban Pakistan di berbagai bidang seperti pembuatan bom dan sekarang pindah
ke medan jihad di Suriah, kata mujahidin Taliban Pakistan, yang meminta agar
tidak disebutkan namanya
….
“Tujuan dan maksud kami adalah untuk melawan kafir
Syiah (khusunya Nusyariah) dan memusnahkan mereka,” kata Suleman, yang berusia
sekitar 30 tahunan. “Hal ini lebih berpahala jika Anda pertama kali melawan
kejahatan di sini dan kemudian Anda bepergian untuk tujuan mulia ini juga.
Semakin Anda sering berhijrah maka semakin tinggi pahala dari Allah.”
Suleman adalah salah satu dari sekitar 70 mujahidin
yang telah dikirim ke Suriah dalam dua bulan terakhir oleh jaringan kerjasama
Taliban Pakistan dan Laskhar-e-Jhangvi, kata Hamzah. Para mujahidin datang dari
berbagai bagian Pakistan, termasuk provinsi Baluchistan, Punjab dan Khyber
Pakhtunkhwa, dan kota selatan Karachi, kata Hamzah.
Kepala jaringan pengiriman mujahidin tersebut
adalah mantan pemimpin Lashkar-e-Jhangvi bernama Usman Ghani, kata Hamzah.
Seorang anggota kunci adalah seorang pejuang
Taliban Pakistan bernama Alimullah Umry, yang mengirimkan mujahidin ke Ghani
dari Khyber Pakhtunkhwa, kata Hamzah.
Mujahidin dari pakistan berhijrah ke Suriah
melewati berbagai rute, dan adapula yang mengajak keluarga mereka. Mereka mulai
dari pantai Baluchistan ke ibukota Oman di Muscat kemudian maju ke Suriah, kata
Hamzah.
Lainnya terbang dari Pakistan ke berbagai negara,
termasuk Sri Lanka, Bangladesh, Uni Emirat Arab dan Sudan, dan kemudian membuat
jalan mereka ke Suriah. Pembiayaan berasal dari sumber-sumber di Uni Emirat
Arab dan Bahrain, kata Hamzah.
Pada catatan terakhir, sangat menggembirkan untuk
melihat bahwa 12 tahun setelah 9/11, Rantai Emas terus membiayai operasi jihad.
Hal ini jelas mengejutkan bagi musuh-musuh Allah
bahwa Gerakan Taliban di Pakistan semakin mengambil peran yang lebih di dalam
jihad internasional, dan tidak terbatas pada hanya berperang di Pakistan dan
Afghanistan. Ini menjadi sangat jelas ketika Gerakan Taliban di Pakistan mengirim
mujahid Faisal Shahzad ke AS untuk meledakkan bom di Times Square dan yang
paling terakhir adalah mengirimkan mujahidin ke Suriah dan Burma.
Reuters melaporkan bahwa ratusan mujahidin Pakistan
saat ini telah berada di Suriah:
Pada hari Minggu, komandan Taliban di Pakistan
mengatakan mereka juga memutuskan untuk bergabung, dan mengatakan bahwa ratusan
mujahidin telah dikirim ke Suriah untuk berjihad bersama ikhwan mujahidin di
Suriah.
“Ketika saudara-saudara kami membutuhkan bantuan
kami, kami mengirim ratusan mujahidin bersama dengan mujahidin Arab kami,” kata
seorang komandan senior kepada Reuters, dan menambahkan bahwa kelompok itu akan
segera menerbitkan video kemenangan mereka di Suriah.
AP mencatat bahwa ada dua kelompok mujahidin dari
Pakistan di Suriah, mereka yang berafiliasi dengan Al Qaeda dan berbagai
kelompok jihad Asia Tengah, dan anggota Taliban Pakistan dan kelompok-kelompok
jihad Pakistan lainnya, khususnya Lashkar-e- Jhangvi yang dikenal anti Syiah
nya.
Mujahidin sebagian besar berada di dua kategori.
Satu mencakup mujahidin asing dari tempat-tempat seperti Uzbekistan,
Turkmenistan dan kemungkinan Timur Tengah yang datang ke wilayah suku Pakistan
untuk melawan pasukan koalisi Salib pimpinan Amerika di Afghanistan dan
sekarang menuju ke Suriah karena mereka melihatnya sebagai pertempuran paling
mendesak, kata pejabat intelijen Pakistan, yang meminta agar tidak disebutkan
namanya karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media.
Kelompok ini mencakup anggota Al-Qaeda yang dilatih
Taliban Pakistan di berbagai bidang seperti pembuatan bom dan sekarang pindah
ke medan jihad di Suriah, kata mujahidin Taliban Pakistan, yang meminta agar
tidak disebutkan namanya….
“Tujuan dan maksud kami adalah untuk melawan kafir
Syiah (khusunya Nusyariah) dan memusnahkan mereka,” kata Suleman, yang berusia
sekitar 30 tahunan. “Hal ini lebih berpahala jika Anda pertama kali melawan
kejahatan di sini dan kemudian Anda bepergian untuk tujuan mulia ini juga.
Semakin Anda sering berhijrah maka semakin tinggi pahala dari Allah.”
Suleman adalah salah satu dari sekitar 70 mujahidin
yang telah dikirim ke Suriah dalam dua bulan terakhir oleh jaringan kerjasama
Taliban Pakistan dan Laskhar-e-Jhangvi, kata Hamzah. Para mujahidin datang dari
berbagai bagian Pakistan, termasuk provinsi Baluchistan, Punjab dan Khyber
Pakhtunkhwa, dan kota selatan Karachi, kata Hamzah.
Kepala jaringan pengiriman mujahidin tersebut
adalah mantan pemimpin Lashkar-e-Jhangvi bernama Usman Ghani, kata Hamzah.
Seorang anggota kunci adalah seorang pejuang
Taliban Pakistan bernama Alimullah Umry, yang mengirimkan mujahidin ke Ghani
dari Khyber Pakhtunkhwa, kata Hamzah.
Mujahidin dari pakistan berhijrah ke Suriah
melewati berbagai rute, dan adapula yang mengajak keluarga mereka. Mereka mulai
dari pantai Baluchistan ke ibukota Oman di Muscat kemudian maju ke Suriah, kata
Hamzah.
Lainnya terbang dari Pakistan ke berbagai negara,
termasuk Sri Lanka, Bangladesh, Uni Emirat Arab dan Sudan, dan kemudian membuat
jalan mereka ke Suriah. Pembiayaan berasal dari sumber-sumber di Uni Emirat
Arab dan Bahrain, kata Hamzah.
Pada catatan terakhir, sangat menggembirkan untuk
melihat bahwa 12 tahun setelah 9/11, Rantai Emas terus membiayai operasi jihad.
Hal ini jelas mengejutkan bagi musuh-musuh Allah
bahwa Gerakan Taliban di Pakistan semakin mengambil peran yang lebih di dalam
jihad internasional, dan tidak terbatas pada hanya berperang di Pakistan dan
Afghanistan. Ini menjadi sangat jelas ketika Gerakan Taliban di Pakistan mengirim
mujahid Faisal Shahzad ke AS untuk meledakkan bom di Times Square dan yang
paling terakhir adalah mengirimkan mujahidin ke Suriah dan Burma.
Source: Via
Labels:
Agama (Jihad),
Fokus (krisis Syiria),
LUAR NEGARA,
Syiria
21:59
Surat ini telah berjaya dibawa seludup keluar dari Baad Assad
Syria. Ia menceritakan tentang rintihan wanita Islam yang dikurung di dalam
penjara Syria.
Dengan nama Allah yang pengasih lagi penyayang. Kami telah menulis berpucuk-pucuk surat dengan air mata dan rintihan hati tetapi malangnya tidak satu pun sampai kepada umat Islam di luar pintu besi ini. Kami tidak dibenarkan menulis atau membaca. Kertas dan pen diharamkan. Penderitaan kami tidak dapat menembusi dinding-dinding hitam yang mengurung kami. Tetapi kami yakin bahawa Insya Allah surat ini akan sampai kepada umat Islam seluruh dunia.
Dalam surat ini kami menceritakan tentang penderitaan dan kezaliman yang dikenakan oleh binatang-binatang pemabuk yang digunakan oleh kerajaan Syria ke atas kami dalam penjara jahannam ini. Kalaulah setakat pukulan dan kejutan elektrik kami dapat bersabar menahannya, tetapi penderitaan kami di sini lebih daripada itu.
Dapatkah kami terus bersabar menahan hati apabila terdapat antara kami dirogol tanpa belas kasihan sehingga menghembuskan nafas terakhir. Kami berharap kami tidak diperanakkan di bumi ini. Dari hati kami yang terseksa kami memohon agar semua umat Islam berusaha untuk menyelamatkan nyawa dan maruah kami. Kalau dahulu, apabila seorang Muslimat meminta pertolongan daripada khalifah al-Mu'tasim kerana dizalimi, seluruh bala tentera Islam dikerahkan untuk menyelamatkan tetapi di dalam penjara ini, beribu-ribu Muslimat diseksa, dibunuh dan dibunuh oleh binatang yang tidak berperikemanusiaan.
Ramai antara kami yang mengandung akibat perbuatan mereka. Kami tidak meminta kami tidak dibebaskan. Kami hanya berharap agar penjara ini diletupkan dengan kami sekali di dalamnya.
Wahai umat Islam seluruh dunia, cukuplah tidurmu, takutlah di waktu kamu semua akan disoal di hadapan Allah di akhirat nanti tentang apakah yang kamu lakukan apabila mengetahui kezaliman dan jenayah yang dilakukan atas kami. Apakah-apakah kesalahan Muslimat ini sehingga mereka dirogol dengan ganas dan ditelanjangi. Mereka dipukul dan dikenakan kejutan elektrik.
Apakah-apakah kesalahan Muslimat ini sehingga terdapat Muslimat muda yang terpaksa dihantar ke hospital dalam separuh mati akibat dirogol tanpa belas kasihan oleh 26 orang tukang seksa? Apakah kesalahan mereka? Suami mereka dibunuh di hadapan mata mereka sendiri.
Wahai umat Islam seluruh dunia, sebenarnya kamu nyenyak tidur. Apakah jawapan kamu semua wahai umat Islam seluruh dunia? Apakah kami akan terus berharap supaya kamu akan dapat menyelamatkan kami dari neraka yang tidak bersempadan ini? Apakah cahaya murni akan menyinari kami untuk menerangi hati kami yang terseksa ini.
BANGUNLAH WAHAI UMAT ISLAM SELURUH DUNIA !!
daripada,
Muslimat yang menjadi mangsa thogut nasionalis Syria.
- Diharap kita semua tersentak, sedar dan insaf apabila membaca artikel ini. Sekiranya tidak terasa apa-apa muhasabahlah diri.
- Bacalah dengan mata hati untuk melihat kebenaran. Tidak ada bezanya Malaysia dan Syria. Di mana-mana pun, Muslimat akan berhadapan dengan persekitaran yang menakutkan selagi umat Islam terus lalai begini.
Bangunlah ! Bangkitlah!
Source: via
Surat wanita Islam dari penjara Syiria: ..penderitaan kami tidak dapat menembusi dinding-dinding hitama yang ..
Written By Unknown on Tuesday, 16 July 2013 | 21:59
Surat ini telah berjaya dibawa seludup keluar dari Baad Assad
Syria. Ia menceritakan tentang rintihan wanita Islam yang dikurung di dalam
penjara Syria.Dengan nama Allah yang pengasih lagi penyayang. Kami telah menulis berpucuk-pucuk surat dengan air mata dan rintihan hati tetapi malangnya tidak satu pun sampai kepada umat Islam di luar pintu besi ini. Kami tidak dibenarkan menulis atau membaca. Kertas dan pen diharamkan. Penderitaan kami tidak dapat menembusi dinding-dinding hitam yang mengurung kami. Tetapi kami yakin bahawa Insya Allah surat ini akan sampai kepada umat Islam seluruh dunia.
Dalam surat ini kami menceritakan tentang penderitaan dan kezaliman yang dikenakan oleh binatang-binatang pemabuk yang digunakan oleh kerajaan Syria ke atas kami dalam penjara jahannam ini. Kalaulah setakat pukulan dan kejutan elektrik kami dapat bersabar menahannya, tetapi penderitaan kami di sini lebih daripada itu.
Dapatkah kami terus bersabar menahan hati apabila terdapat antara kami dirogol tanpa belas kasihan sehingga menghembuskan nafas terakhir. Kami berharap kami tidak diperanakkan di bumi ini. Dari hati kami yang terseksa kami memohon agar semua umat Islam berusaha untuk menyelamatkan nyawa dan maruah kami. Kalau dahulu, apabila seorang Muslimat meminta pertolongan daripada khalifah al-Mu'tasim kerana dizalimi, seluruh bala tentera Islam dikerahkan untuk menyelamatkan tetapi di dalam penjara ini, beribu-ribu Muslimat diseksa, dibunuh dan dibunuh oleh binatang yang tidak berperikemanusiaan.
Ramai antara kami yang mengandung akibat perbuatan mereka. Kami tidak meminta kami tidak dibebaskan. Kami hanya berharap agar penjara ini diletupkan dengan kami sekali di dalamnya.
Wahai umat Islam seluruh dunia, cukuplah tidurmu, takutlah di waktu kamu semua akan disoal di hadapan Allah di akhirat nanti tentang apakah yang kamu lakukan apabila mengetahui kezaliman dan jenayah yang dilakukan atas kami. Apakah-apakah kesalahan Muslimat ini sehingga mereka dirogol dengan ganas dan ditelanjangi. Mereka dipukul dan dikenakan kejutan elektrik.
Apakah-apakah kesalahan Muslimat ini sehingga terdapat Muslimat muda yang terpaksa dihantar ke hospital dalam separuh mati akibat dirogol tanpa belas kasihan oleh 26 orang tukang seksa? Apakah kesalahan mereka? Suami mereka dibunuh di hadapan mata mereka sendiri.
Wahai umat Islam seluruh dunia, sebenarnya kamu nyenyak tidur. Apakah jawapan kamu semua wahai umat Islam seluruh dunia? Apakah kami akan terus berharap supaya kamu akan dapat menyelamatkan kami dari neraka yang tidak bersempadan ini? Apakah cahaya murni akan menyinari kami untuk menerangi hati kami yang terseksa ini.
BANGUNLAH WAHAI UMAT ISLAM SELURUH DUNIA !!
daripada,
Muslimat yang menjadi mangsa thogut nasionalis Syria.
- Diharap kita semua tersentak, sedar dan insaf apabila membaca artikel ini. Sekiranya tidak terasa apa-apa muhasabahlah diri.
- Bacalah dengan mata hati untuk melihat kebenaran. Tidak ada bezanya Malaysia dan Syria. Di mana-mana pun, Muslimat akan berhadapan dengan persekitaran yang menakutkan selagi umat Islam terus lalai begini.
Bangunlah ! Bangkitlah!
Source: via
Labels:
Agama (Renungan),
Fokus (krisis Syiria),
LUAR NEGARA,
Syiria








